Ads - After Header

Cegah Karhutla Meluas, Satgas Mabes TNI Edukasi Warga Sukadana

klikkampus

KLIKAMPUS.ID PONTIANAK – Satuan Tugas (Satgas) Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI menggelar sosialisasi dan edukasi pencegahan karhutla di Kantor Camat Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi meluasnya titik api sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau.

Penyuluhan dipimpin langsung Ketua Tim Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Kolonel Inf Deden. Ia didampingi sejumlah perwira lintas matra TNI, di antaranya Kolonel Laut (S) Agung Trianto, Kolonel Laut (S) Tommy Basta, Kolonel Mar Edi Susilo, Kolonel Mar M.J. Siregar, dan Letkol Lek Pahotan Sitorus.

Kedatangan tim Mabes TNI disambut Camat Sukadana Ismail UJ, Penjabat (Pj) Kepala Desa Gunung Sembilan, Pj Kepala Desa Sedahan Jaya, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Kolonel Inf Deden menekankan pentingnya edukasi dan keterlibatan aktif masyarakat dalam mencegah karhutla sejak dini.

Menurutnya, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. TNI hadir untuk memberikan pendampingan sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, khususnya saat musim kemarau.

“Pembakaran sekecil apa pun di tengah musim kemarau sangat rentan memicu titik api besar yang sulit dikendalikan. Dampaknya luas, mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga perekonomian warga,” ujar Deden.

Ia juga meminta pemerintah desa dan tokoh masyarakat menjadi pelopor edukasi di lingkungannya masing-masing. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran kepada pihak berwenang.

Sementara itu, Camat Sukadana Ismail UJ mengapresiasi kehadiran Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di wilayahnya.

Ismail mengatakan, Kecamatan Sukadana saat ini menghadapi kondisi cuaca yang cukup ekstrem akibat musim kemarau. Suhu udara yang tinggi, keterbatasan air bersih, hingga ancaman kabut asap mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.

“Kehadiran tim penyuluhan Mabes TNI memberikan dorongan moral dan penguatan nyata bagi pemerintah kecamatan dalam mengedukasi warga,” kata Ismail.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, menggunakan air bersih secara bijak, serta saling membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

Untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk atau kabut asap mulai menebal.

Selain langkah teknis dan edukasi di lapangan, masyarakat di sejumlah desa juga melakukan ikhtiar spiritual untuk menghadapi musim kemarau.

Ismail menyebutkan, warga Desa Pampang Harapan dan Desa Riam Berasap menggelar ibadah Doa Akasah dengan mengelilingi kampung. Kegiatan tersebut rencananya akan diikuti desa-desa lainnya di Kecamatan Sukadana.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar memohon doa kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang bermanfaat, sekaligus menjauhkan Kabupaten Kayong Utara dari bencana karhutla dan kekeringan,” pungkasnya.

Bagikan Berita

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a comment

Ads - Before Footer